<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sridewiwulandari's Blog</title>
	<atom:link href="http://sridewiwulandari.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sridewiwulandari.wordpress.com</link>
	<description>berfikir sebelum melangkah. . .</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Nov 2008 07:30:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sridewiwulandari.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sridewiwulandari's Blog</title>
		<link>http://sridewiwulandari.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sridewiwulandari.wordpress.com/osd.xml" title="Sridewiwulandari&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sridewiwulandari.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Para Pewaris Nabi</title>
		<link>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/28/para-pewaris-nabi/</link>
		<comments>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/28/para-pewaris-nabi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2008 07:05:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dee's blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/28/para-pewaris-nabi/</guid>
		<description><![CDATA[lihat lihatlah dengan mata hati negeri ini sedang sekarat, meregang nyawa sia-sia gemah ripah bencana makmur dalam kubangan lumpur lihat lihatlah dengan mata cinta anak mungil semakin gemar bunuh diri wanita diperkosa oleh sorak sorai poligami buta si miskin dan si dungu jadi tumbal kekuasaan moral lihat lihatlah dengan mata jiwa peru-perit buncit berjabat tangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sridewiwulandari.wordpress.com&amp;blog=5503978&amp;post=24&amp;subd=sridewiwulandari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:x-small;">lihat</p>
<p>lihatlah dengan mata hati</p>
<p>negeri ini sedang sekarat, meregang nyawa sia-sia</p>
<p>gemah ripah bencana</p>
<p>makmur dalam kubangan lumpur</p>
<p>lihat</p>
<p>lihatlah dengan mata cinta</p>
<p>anak mungil semakin gemar bunuh diri</p>
<p>wanita diperkosa oleh sorak sorai poligami buta</p>
<p>si miskin dan si dungu jadi tumbal kekuasaan moral</p>
<p>lihat</p>
<p>lihatlah dengan mata jiwa</p>
<p>peru-perit buncit berjabat tangan sambil tertawa lepas</p>
<p>tikus-tikus warna warni berebut kursi</p>
<p>penimbun modal menjilat di sana-sini</p>
<p>menjual norma dan menjual atas nama Tuhan</p>
<p>mengapa hamba Tuhan hanya diam?</p>
<p>buta mata, telinga</p>
<p>hanya peduli dengan sorban panjang,</p>
<p>rantai tasbih</p>
<p>mantra doa</p>
<p>dan sibuk menghitung-hitung pahala</p>
<p>hanya tahu tentang ayat dan sabda</p>
<p>Namun tak mengerti makna <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cinta">cinta</a></p>
<p>lantas siapa lagi mau peduli?</p>
<p>kita adalah sedikit</p>
<p>dari pewaris nabi</p>
<p>kita bukan pengecut. . .</p>
<p>bukan penakut!</p>
<p>kita adalah orang-orang bersahaja</p>
<p>menggenggam amanah bagi semesta</p>
<p>satu tujuan mulia</p>
<p>tidak cukup hanya berdiam diri</p>
<p>hanya menonton akrobat sirkus kemunafikan</p>
<p>kebenaran bukan hidangan yang dijual gratis</p>
<p>keadilan bukan turun dari langit</p>
<p>cita-cita besar membutuhkan tetesan darah</p>
<p>dan keringat</p>
<p>kepalkan tangan intuk melawan</p>
<p>teguhkan asa untuk tetap bertahan</p>
<p>jernihkan [pikiran untuk menjawab tantangan</p>
<p>jutaan iblis jahannam tak kan mampu menghadang</p>
<p>kita harus terus berjalan</p>
<p>meski panjang dan melelahkan</p>
<p>menaburi cinta pada peradaban</p>
<p>setia mengukir karya dan menguntai sejarah</p>
<p>sungguh. . .</p>
<p>perjuangan suci tidaklah percuma</p>
<p>darah akan terbayar</p>
<p>air mata akan terganti</p>
<p>dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Allah">Tuhan</a> akan menyambut dengan senyuman</p>
<p></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sridewiwulandari.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sridewiwulandari.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sridewiwulandari.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sridewiwulandari.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sridewiwulandari.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sridewiwulandari.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sridewiwulandari.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sridewiwulandari.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sridewiwulandari.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sridewiwulandari.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sridewiwulandari.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sridewiwulandari.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sridewiwulandari.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sridewiwulandari.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sridewiwulandari.wordpress.com&amp;blog=5503978&amp;post=24&amp;subd=sridewiwulandari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/28/para-pewaris-nabi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/32672d796b1ac643c7807503304f128e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sridewiwulandari</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tantangan dan Problematika Remaja Islam</title>
		<link>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/18/tantangan-dan-problematika-remaja-islam/</link>
		<comments>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/18/tantangan-dan-problematika-remaja-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2008 10:39:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dee's blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sridewiwulandari.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Kalau kita rajin liat berita atau internet pasti kita ga asing lagi dengan yang namanya kerusakan remaja. Mulai dari siswa SD yang menenggak miras sampai yang hobi free seks. Kalau sobat perhatiin mereka lebih mendalam, ternyata sebagian besar dari mereka adalah remaja Islam. Mereka juga sekolah, dan mereka mendapatkan pendidikan agama Islam dari sekolahnya. Lalu, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sridewiwulandari.wordpress.com&amp;blog=5503978&amp;post=20&amp;subd=sridewiwulandari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-indent:49.65pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Kalau kita rajin liat berita atau internet pasti kita ga asing lagi dengan yang namanya kerusakan remaja. Mulai dari siswa SD yang menenggak miras sampai yang hobi free seks. Kalau sobat perhatiin mereka lebih mendalam, ternyata sebagian besar dari mereka adalah remaja Islam. Mereka juga sekolah, dan mereka mendapatkan pendidikan agama Islam dari sekolahnya. Lalu, kenapa ya mereka menjadi seperti itu? Jangan-jangan kita (remaja Islam) tanpa disadari juga sama seperti mereka. Tapi kita ga free seks, kita cuma nyontek, Cuma bolos, Cuma ngrokok, Cuma ngebut-ngebut di jalan, dan kadang-kadang terkena amnesia berat alias lupa sholat. Nah lho?</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:49.65pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Remaja muslim di Indonesia pada era global ini, sangat memprihatinkan perkembangannya. Seorang ilmuwan perneh mengatakan bentuk kebudayaan suatu bangsa dapat ditentukan oleh budaya yang dianut remajanya, pertimbangannya mereka pasti yang akan melanjutkan tongkat setafet kepemimpinan Negara tercinta ini. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:49.65pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Menurut penuturan dari ustad Iskandar al-Warisi, pada dasarnya ada dua hambatan bagi remaja muslim yang dapat melepaskan keimanan yaitu :</span></span></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 67.65pt;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">1.</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Bersumber dari keremajaan dirinya</span></span></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt 67.65pt;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">2.</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Bersumber dari sosial budaya dan sosial ekonomi</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Yang bersumber dari keremajaan dirinya meliputi :</span></span></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">1.</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Kuatnya seksualitas</span></span></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">2.</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Kuatnya semangat</span></span></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">3.</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Kuatnya rasa ingin tahu</span></span></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">4.</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Kurangnya pengalaman dan ilmu pengetahuan</span></span></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt 36pt;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">5.</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Masih dalam tahap pencarian jati diri</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:49.65pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Sobat, kamu pernah mengalami ga, kadang dorongan seks mu meningkat pada saat-saat tertentu seperti saat kamu melihat video klip artis luar negeri yang penyanyinya hampir telanjang dengan nyanyian yang agak mendesah. Atau saat kamu “berdiskusi” dengan teman tentang reproduksi manusia. Kuatnya seksualitas remaja muslim, tidak jarang menjadi penghambat besar bagi remaja muslim dalam meniti karirnya. Kalau kita tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat menstabilkan seksualitas seperti dzikir dan puasa, bias-bisa kita terbawa arus aktivitas yang dapat memenuhi penyaluran seksualitas padahal kita belum menikah (Seks Before Married). Naudzubillah….</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:49.65pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Nah, hal yang kedua ini yaitu semangat<span>  </span>dalam satu sisi bisa positif tapi di sisi lain bisa juga jadi bencana buat kita. Dengan modal semangat 45 dan gara-gara rterlalu emosional, kita kadang melakukan tindakan semau gue alias anarkis untuk mempertahankan pendapat kita baik dalam organisasi atau pergaulan remaja. Untuk mengatasi problem ini, kita harus bisa berfikir objektif dalam memandang dan memecahkan suatu permasalahan. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:49.65pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Kakuatan rasa ingin tahu, dalam kondisi tertentu dapat menimbulkan kemudhorotan apabila objek yang ingin diketahuinya itu bersifat negatif. Karena rasa ingin tahunya yang besar tidak sedikit remaja yang mencoba-coba ganja atau sembunyi-sembunyi menonton film “blue”. Awalnya sih Cuma ingin tahu doank, tapi kemudian mereka menikmati dan membiasakan kebiasaan barunya itu. Akibat selanjutnya dapat melemahkan semangat keimanan dan melumpuhkan perjuangannya sebagai remaja muslim.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:49.65pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Demikian juga kurangnya pengalaman dan pengetahuan remaja. Remaja yang masih dalam tahap belajar sering memaksakan membuat penilaian dan pemecahan masalah tanpa didasari pengetahuan yang cukup. Dapat ditebak hasilnya, bukannya kebenaran yang mereka dapatkan akan tetapi malah sebaliknya, suatu kesalahan dapat mereka benarkan dan suatu kebenaran malah mereka salahkan.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:49.65pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Remaja yang masih belum mengenal dirinya atau masih dalam proses pencarian jati diri, kadang-kadang mudah terombang-ambing dalam suatu keadaan. Mereka mudah terbawa oleh lingkungan dan mudah terprofokasi. Kalau lingkungannya baik sih ga masalah, tapi bagaimana jadinya kalau dia terbawa oleh lingkungan yang kurang mendidik? Disini perlu peran serta orang tua untuk selalu memberi pengarahan dengan cara-cara yang friendly dan tidak terkesan menggurui.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:49.65pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Kondisi sosial budaya dan ekonomi Indonesia sekarang ini<span>  </span>telah menggeser nilai-nilai budaya yang bernafaskan agama dan menggantinya dengan kebudayaan yang berpijak pada materi dan kebebasan yang kurang bertanggung jawab. Kabebasan moral, seni, olah raga, music dan berpakian akan berpacu dan mewarnai kehidupan sekarang ini. Dari aspek psikologi, remaja akan mudah terpikat dengan budaya seperti ini. Apabila mereka tenggelam dengan arus budaya tersebut, akan mudah mereka meninggalkan kewajiban-kewajiban yang diperintahkan Allah. Idealism agama bukanlah sesuatu yang menarik lagi bagi remaja. Sangat sulit mengharapkan mereka akan berjuang untuk Islam, mereka hanya menjalankan kehidupan agama pada sisi ritualnya saja. Sedangkan kesadarn sosial politik, perhatian terhadap lingkungan diganti dengan egoisme dan individualisme.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><strong><em><span style="font-size:14pt;line-height:115%;" lang="EN-US"><span style="font-family:Calibri;">Terus gimana donk solusinya???</span></span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:49.65pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Setelah tadi kita mengetahui berbagai hambatan remaja yang bakal dialami remaja, ternyata berbagai problem tersebut ada solusinya lho! Mau tahu? Sok atuh dilanjut bacanya!hehe…</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:49.65pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Untuk menghadapi hambatan tersebut kita sebagai remaja muslim perlu memiliki kepekaan, kejelian, dan kemauan kares untuk menentangnya. Allah SWT telah memberikan kita pemecahan melalui firmannya pada surat Ali Imran ayat 196-197 yang berbunyi sebagai berikut :</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:49.65pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">“janganlah kamu sekali-kali terpedaya oleh kebebasab orang-orang kafir yang bergerak di dalam negeri. Itu hanya kesenangan sementara kemudian tempat tinggal mereka ialah jahannam dan jahannam itu adalah tempat yang seburuk-buruknya”.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:49.65pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Pemecahan tersebut menurut mas ustad iskandar al Warisi ada tiga prinsip yang harus diperhatikan :</span></span></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">1.</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Tidak terpedaya oleh kebebasan kafir</span></span></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">2.</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Kesenangan yang terdapat dalam kebebasan tersebut merupakan kesenangan sementara, setelah itu mereka akan merasakan siksa</span></span></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt 36pt;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">3.</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Melakukan takwa meskipun berat pada awlnya tapi pada akhirnya akan memperoleh kenikmatan surga.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:49.65pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Gimana sobat muda? Segala pilihan ada di tangan mu. Inga-inga! Semua pilihan pasti ada resikonya. Selamat memilih!</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:49.65pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Yang dibaca : buletin ulul albab No.08/Th.II/Okt 1991</span></span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sridewiwulandari.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sridewiwulandari.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sridewiwulandari.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sridewiwulandari.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sridewiwulandari.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sridewiwulandari.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sridewiwulandari.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sridewiwulandari.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sridewiwulandari.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sridewiwulandari.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sridewiwulandari.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sridewiwulandari.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sridewiwulandari.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sridewiwulandari.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sridewiwulandari.wordpress.com&amp;blog=5503978&amp;post=20&amp;subd=sridewiwulandari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/18/tantangan-dan-problematika-remaja-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/32672d796b1ac643c7807503304f128e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sridewiwulandari</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ilmu Perhiasan Tak Ternilai Bagi Wanita</title>
		<link>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/14/ilmu-perhiasan-tak-ternilai-bagi-wanita/</link>
		<comments>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/14/ilmu-perhiasan-tak-ternilai-bagi-wanita/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 05:35:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dee's blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sridewiwulandari.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[&#60;!&#8211; @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } &#8211;&#62; Sumber: http://www.geocities.com/dmgto/muslimah201/perhiasan.htm Seorang yang mendambakan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat harus memiliki pedoman dalam menapaki kehidupannya di dunia. Dan pedoman hidup seorang hamba semua telah diatur dalam syariat Islam. Seorang yang sukses bukanlah orang yang hidup dengan bersemboyan ‘semau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sridewiwulandari.wordpress.com&amp;blog=5503978&amp;post=15&amp;subd=sridewiwulandari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&lt;!&#8211; 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	&#8211;&gt;</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:.25in;"><span style="color:#264103;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:xx-small;"><em>Sumber: http://www.geocities.com/dmgto/muslimah201/perhiasan.htm</em></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:.25in;"><span style="color:#264103;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:xx-small;">Seorang yang mendambakan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat harus memiliki pedoman dalam menapaki kehidupannya di dunia. Dan pedoman hidup seorang hamba semua telah diatur dalam syariat Islam.</span></span></span></p>
<p>Seorang yang sukses bukanlah orang yang hidup dengan bersemboyan ‘semau gue’ dengan mengikuti hawa nafsunya, tapi orang yang sukses adalah orang yang mengambil Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah Shallallahu &#8216;Alaihi Wa Sallam dengan pemahaman As Salafus Shalih sebagai pengikat aturan hidupnya. Petunjuk Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala dan Rasul-Nya Shallallahu &#8216;Alaihi Wa Sallam ini tidak mungkin dapat diketahui tanpa menuntut ilmu syar’i. Karena itulah, Allah dan Rasul-Nya memerintahkan setiap Muslim dan Muslimah yang baligh dan berakal (mukallaf) untuk menuntut ilmu.</p>
<p>Dalam sebuah hadits dari Anas bin Malik radhiallahu &#8216;anhu, Rasulullah Shallallahu &#8216;Alaihi Wa Sallam bersabda :</p>
<p>“Menuntut ilmu wajib bagi setiap Muslim.” (HR. Ahmad dengan sanad hasan. Lihat kitab Jami’ Bayan Al ‘Ilmi wa Fadllihi karya Ibnu ‘Abdil Bar, tahqiq Abi Al Asybal Az Zuhri, yang membahas panjang lebar tentang derajat hadits ini)</p>
<p>Imam Ahmad rahimahullah mengatakan bahwa ilmu yang wajib dituntut di sini adalah ilmu yang dapat menegakkan agama seseorang, seperti dalam perkara shalatnya, puasanya, dan semisalnya. Dan segala sesuatu yang wajib diamalkan manusia maka wajib pula mengilmuinya, seperti pokok-pokok keimanan, syariat Islam, perkara-perkara haram yang harus dijauhi, perkara muamalah, dan segala yang dapat menyempurnakan kewajibannya.</p>
<p>Sebagai hamba Allah, seorang Muslimah wajib mengenal Rabbnya yang meliputi pengetahuan terhadap nama-nama, sifat-sifat, dan perbuatan Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala sebagaimana diberitakan dalam Al Qur’an dan hadits-hadits yang shahih. Selain itu, ia harus mengetahui bahwa Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala bersendiri dalam mencipta, mengatur, memiliki, dan memberi rezeki. Ia pun wajib menunaikan hak-hak Allah, yaitu beribadah hanya kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatupun, sebagaimana tujuan penciptaannya. Allah berfirman :</p>
<p>“Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku.” (Adz Dzariyat : 56)</p>
<p>Seseorang tidak akan berada di atas hakikat agamanya sebelum ia berilmu atau mengenal Allah Ta’ala. Pengenalan ini tidak akan terjadi kecuali dengan menuntut ilmu dien (agama).</p>
<p>Di samping mengenal Allah, seorang Muslimah juga wajib mengenal Nabi-nya, yaitu Muhammad Shallallahu &#8216;Alaihi Wa Sallam, karena beliau merupakan perantara antara Allah dengan manusia dalam penyampaian risalah-Nya. Sesuai dengan makna persaksiannya bahwa Muhammad Shallallahu &#8216;Alaihi Wa Sallam adalah hamba dan Rasul-Nya, maka ia wajib mentaati segala yang beliau perintahkan, membenarkan segala yang beliau khabarkan, menjauhi apa yang beliau larang dan tidak beribadah kepada Allah kecuali dengan apa yang beliau syariatkan. Hal ini sesuai dengan perintah Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala :</p>
<p>“Apa yang diberikan Rasul kepada kalian maka terimalah, dan apa yang dilarangnya bagi kalian maka tinggalkanlah, dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukumannya.” (Al Hasyr : 7)</p>
<p>Ayat ini merupakan kaidah umum yang agung dan jelas tentang wajibnya seluruh kaum Muslimin mengambil sunnah yang telah tetap dan hadits-hadits shahih dalam aqidah, ibadah, muamalah, adab, akhlak, seluruhnya. Hal ini tidak akan diketahui kecuali dengan menuntut ilmu terlebih dahulu.</p>
<p>Selain mengenal Allah dan Rasul-Nya, seorang Muslimah juga wajib mengenal agama Islam sebagai agama yang dianutnya, dengan memperhatikan dalil-dalil dari Al Qur’an dan As Sunnah yang shahihah, sehingga ia memiliki pendirian kokoh, tidak mudah terombang-ambing. Dan agar ia berada di atas cahaya, bukti, dan kejelasan dari agamanya.</p>
<p>Inilah masalah pertama yang disebutkan oleh Asy Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah dalam bukunya Al Ushuluts Tsalatsah, yaitu berilmu sebelum beramal dan berdakwah.</p>
<p>Seorang Muslimah juga wajib membekali dirinya dengan ilmu sebelum memasuki jenjang pernikahan, sehingga ia dapat menunaikan kewajibannya sesuai dengan tuntunan syariat.</p>
<p>Sebagai isteri, seorang Muslimah dituntut agar menjadi isteri yang shalihah, sehingga ia dapat menjadi perhiasan dunia yang paling baik, bukan justru menjadi fitnah atau musuh bagi suaminya. Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash radhiallahu &#8216;anhuma berkata, Rasulullah Shallallahu &#8216;Alaihi Wa Sallam bersabda :</p>
<p>“Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang shalihah.” (HR. Muslim)</p>
<p>Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala berfirman tentang sifat-sifat wanita shalihah :</p>
<p>“… maka wanita shalihah, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena itu Allah telah memelihara mereka.” (An Nisa’ : 34)</p>
<p>Maksud ayat ini diterangkan oleh Asy Syaikh Abu Bakar Jabir Al Jazairi dan Asy Syaikh Salim Al Hilali rahimahumullah bahwa wanita yang shalihah adalah yang menunaikan hak-hak Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala dan mentaati-Nya, mentaati Rasulullah Shallallahu &#8216;Alaihi Wa Sallam, dan menunaikan hak-hak suaminya dengan mentaatinya dan menghormatinya, serta menjaga harta suami, anak-anak mereka, dan kehormatannya tatkala suaminya tidak ada.</p>
<p>Untuk menjadi wanita shalihah yang seperti ini, seorang Muslimah membutuhkan ilmu.</p>
<p>Sebagai seorang ibu, ia mempunyai tanggung jawab mendidik anak-anaknya agar menjadi anak-anak yang shalih dan shalihah. Di bawah kepemimpinan suami, isteri adalah penjaga rumah tangga suami dan anak-anaknya, sebagaimana dalam hadits dari Ibnu ‘Umar radhiallahu &#8216;anhuma dari Nabi Shallallahu &#8216;Alaihi Wa Sallam bahwasanya beliau bersabda :</p>
<p>“Laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya, wanita adalah pemimpin dalam rumah tangga suaminya dan anak-anaknya, maka setiap kalian adalah pemimpin, akan ditanya tentang yang dipimpinnya.” (Muttafaqun ‘Alaihi)</p>
<p>Hasil didikan seorang ibu terhadap anak-anaknya inilah yang termasuk perkara yang akan ditanyakan oleh Allah kelak di hari kiamat. Karena itulah Muslimah harus menuntut ilmu syar’i sebagai bekal mendidik anak-anak sehingga fitrah mereka tetap terjaga dan menjadi penyejuk hati karena keshalihan mereka.</p>
<p>Di tempat lain, bila seorang Muslimah belum menikah, maka sebagai anak ia wajib taat pada orang tuanya selama tidak memerintahkan kepada maksiat. Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala berfirman :</p>
<p>“Kami wasiatkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada kedua orang tuanya… .” (Al Ankabut : <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dalam hadits dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash radhiallahu &#8216;anhuma dari Nabi Shallallahu &#8216;Alaihi Wa Sallam, beliau bersabda :</p>
<p>“Dosa-dosa besar ialah menyekutukan Allah, durhaka pada orang tua, membunuh jiwa (tanpa hak), dan sumpah palsu.” (HR. Bukhari)</p>
<p>Untuk dapat berbuat baik dan menunaikan hak-hak orang tua dengan benar, seorang Muslimah tidak bisa lepas dari ilmu.</p>
<p>Seluruh kewajiban ini harus dapat ditunaikan dengan dasar ilmu. Karena jika tidak, akan terjadi berbagai kesalahan dan kerusakan. Maka tidak heran, bila para Muslimah yang bodoh terhadap agamanya melakukan berbagai praktek kesyirikan dan kebid’ahan. Akibat kebodohannya pula, banyak Muslimah yang durhaka pada suami atau orang tuanya. Atau terjadi berbagai kesalahan dalam mendidik anak sehingga muncullah generasi yang berakhlak buruk, bahkan bisa jadi durhaka pada orang tua yang telah merawat dan membesarkannya. Karena kebodohannya pula, banyak Muslimah yang tidak mengetahui bagaimana ia harus menjaga kehormatannya, sehingga ia menjadi fitnah dan terjerumus dalam perzinahan dan berbagai kemaksiatan. Kita berlindung kepada Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala dari yang demikian itu.</p>
<p>Usamah bin Zaid radhiallahu &#8216;anhuma berkata, telah bersabda Rasulullah Shallallahu &#8216;Alaihi Wa Sallam :</p>
<p>“Aku berdiri di muka pintu Syurga, maka aku dapatkan mayoritas penghuninya adalah orang-orang miskin, sedang orang-orang kaya masih tertahan oleh perhitungan kekayaannya. Dan ahli neraka telah diperintahkan masuk neraka. Dan ketika aku berdiri di dekat pintu neraka, maka aku dapatkan mayoritas penghuninya adalah para wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim)</p>
<p>Hanya dengan menuntut ilmu, seorang Muslimah akan mengetahui jalan yang selamat. Kaum Muslimah masa kini akan menjadi baik bila mereka mau mencontoh para Muslimah generasi terdahulu (generasi salafuna shalih), mereka sangat memperhatikan dan bersemangat dalam menuntut ilmu.</p>
<p>Dalam sebuah hadits dari Abi Sa’id Al Khudri radhiallahu &#8216;anhu, ia berkata : “Seorang wanita mendatangi Rasulullah Shallallahu &#8216;Alaihi Wa Sallam dan berkata :</p>
<p>‘Wahai Rasulullah! Kaum lelaki telah membawa haditsmu, maka jadikanlah bagi kami satu harimu yang kami datang pada hari tersebut agar engkau mengajarkan pada kami apa yang telah diajarkan Allah kepadamu.’ Maka beliau bersabda : ‘Berkumpullah pada hari ini dan ini di tempat ini.’ Maka mereka pun berkumpul, lalu Rasulullah Shallallahu &#8216;Alaihi Wa Sallam mendatangi mereka dan mengajarkan apa yang telah diajarkan Allah kepada beliau.” (HR. Bukhari dan Muslim)</p>
<p>Rasulullah Shallallahu &#8216;Alaihi Wa Sallam pun sangat bersemangat mengajar para shahabiyah, sampai-sampai beliau menyuruh wanita yang haid, baligh, dan merdeka untuk menyaksikan kumpulan ilmu dan kebaikan. Bahkan beliau Shallallahu &#8216;Alaihi Wa Sallam memutuskan udzur wanita yang tidak memiliki hijab, sebagaimana yang disebutkan dalam Shahihain dari Ummu ‘Athiyah Al Anshariyah radhiallahu &#8216;anha, ia berkata : “Rasulullah Shallallahu &#8216;Alaihi Wa Sallam menyuruh kami mengeluarkan wanita yang merdeka, yang haid, dan yang dipingit untuk keluar pada hari Iedul Fithri dan Adha. Adapun yang haid memisahkan diri dari tempat shalat, dan mereka pun menyaksikan kebaikan dan dakwah kaum Muslimin. Aku berkata : ‘Wahai Rasulullah! Salah seorang dari kami tidak memiliki jilbab.’ Beliau bersabda : ’Hendaklah saudaranya meminjamkan jilbabnya.’ “</p>
<p>Oleh karena itulah, kita dapatkan dalam sejarah Islam, di antara mereka ada yang menjadi ahli fiqih, ahli tafsir, sastrawati, dan ahli dalam seluruh bidang ilmu dan bahasa. Sebagai contoh, Ummul Mukminin ‘Aisyah radhiallahu &#8216;anha yang dididik dalam madrasah Rasulullah Shallallahu &#8216;Alaihi Wa Sallam sehingga beliau menjadi wanita yang berilmu dan shalihah.</p>
<p>Imam Az Zuhri rahimahullah berkata : ”Seandainya ilmu ‘Aisyah dikumpulkan dan dibandingkan dengan ilmu seluruh wanita, maka ilmu ‘Aisyah lebih afdhal.”</p>
<p>Bahkan ‘Aisyah merupakan guru dari beberapa shahabat, ia menjadi bahan rujukan mereka dalam masalah hadits, sunnah, dan fiqih. Urwah bin Az Zubair berkata : “Aku tidak melihat orang yang lebih mengetahui ilmu fiqih, pengobatan, dan syi’ir ketimbang ‘Aisyah.”</p>
<p>Para wanita dari kalangan tabi’in juga berdatangan ke rumah ‘Aisyah untuk belajar, di antara muridnya adalah Amrah bintu ‘Abdurrahman bin Sa’ad bin Zurarah. Ibnu Hibban berkata : “Dia adalah orang yang paling mengetahui hadits-haditsnya ‘Aisyah.”</p>
<p>Di antara deretan nama wanita generasi terdahulu yang cemerlang dalam ilmu adalah Hafshah bintu Sirin yang masyhur dengan ibadahnya, kefaqihannya, bacaan Al Qur’annya, dan hadits-haditsnya. Begitu pula Ummu Darda Ash Shuqra Hujaimah, ia seorang yang faqih, ’alimah, banyak meriwayatkan hadits, cerdas, masyhur dengan keilmuan, amalan, dan zuhudnya.</p>
<p>Demikianlah &#8211;wahai saudariku Muslimah&#8211; mereka adalah contoh terbaik bagi kita dan telah terbukti bahwa Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala mengangkat derajat orang-orang yang berilmu sebagaimana firman-Nya :</p>
<p>“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al Mujadilah : 11)</p>
<p>Semoga Allah memudahkan jalan bagi kita untuk menuntut ilmu dan memberikan ilmu yang bermanfaat. Amin. Wallahu A’lam Bis Shawab.</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sridewiwulandari.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sridewiwulandari.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sridewiwulandari.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sridewiwulandari.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sridewiwulandari.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sridewiwulandari.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sridewiwulandari.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sridewiwulandari.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sridewiwulandari.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sridewiwulandari.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sridewiwulandari.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sridewiwulandari.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sridewiwulandari.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sridewiwulandari.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sridewiwulandari.wordpress.com&amp;blog=5503978&amp;post=15&amp;subd=sridewiwulandari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/14/ilmu-perhiasan-tak-ternilai-bagi-wanita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/32672d796b1ac643c7807503304f128e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sridewiwulandari</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sosok Bidadari. . .</title>
		<link>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/14/sosok-bidadari/</link>
		<comments>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/14/sosok-bidadari/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 05:26:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dee's blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sridewiwulandari.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[&#60;!&#8211; @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } &#8211;&#62; Beribu nasehat telah diucap, berjuta perintah telah tersirat. Tetapi tetap saja banyak yang gugur ditelan gemerlap dunia. Semua gemerlap akan sirna oleh sosok bidadari yang hidup dengan kesederhanaan. Kini, banyak kita jumpai orang yang hidup dalam kesempitan, sabar dengan ujian, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sridewiwulandari.wordpress.com&amp;blog=5503978&amp;post=10&amp;subd=sridewiwulandari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&lt;!&#8211; 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	&#8211;&gt;</p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Comic Sans MS,cursive;">Beribu nasehat telah diucap, berjuta perintah telah tersirat. Tetapi tetap saja banyak yang gugur ditelan gemerlap dunia. Semua gemerlap akan sirna oleh sosok bidadari yang hidup dengan kesederhanaan.</span></p>
<p>Kini, banyak kita jumpai orang yang hidup dalam kesempitan, sabar dengan ujian, dan tabah dalam menjalani seraya mendekatkan diri pada Rabb-Nya. Namun, setelah keadaan berubah, sempit menjadi lapang, derita menjadi bahagia, semua kebutuhan hidup terpenuhi; namun banyak yang tidak siap dengan perubahan tersebut. Tidak sadar bahwa gemerlap dunia telah menjebaknya.</p>
<p>&#8220;Sesungghnya dunia itu manis dan menawan dan Allah mengangkatmu sebagai khalifah di dalamnya sehingga Allah dapat memperhatikan perbuatanmu. Oleh karena itu waspadalah terhadap dunia, hati-hatilah terhadap wanita karena sesungguhnya fitnah pertama yang menimpa Bani Israil adalah kaum wanita.&#8221; (HR. Muslim).</p>
<p>Kedudukan, harta senantiasa bersanding dengan wanita. Misalnya di keluarga, kedudukan wanita sangat berpengaruh baik kedudukannya sebagai pendamping suami maupun dalam pemeliharaan harta suami. Seperti kisah rumah tangga Umar Abdul Azis ra dengan Fatimah binti Abdul Malik ra kemewahan berubah menjadi kesederhanaan. Sebelum Umar menerima amanat kekhalifahan, dia terkenal dengan gaya hidup yang serba mewah. Istana megah, pakaian sutra, permata, dan parfum yang seharga satu rumah pun dimilikinya. Semua berubah dengan seketika. Akal pikiran, hati dan perasaannya telah tergugah, karena hakikat pengawasan Allah telah hidup dalam jiwanya.</p>
<p>Dengan gaya hidupnya yang baru, Umar bertekad untuk meniti kehidupan dengan serba sederhana. Dia pun segera mengungkapkan keinginannya pada Fatimah, &#8220;Sesungguhnya harta yang kita miliki serta yang dimiliki oleh saudara-saudaramu berasal dari hartanya kaum muslimin. Aku bertekad akan mengembalikannya pada mereka. Dan, jika Adinda tidak sabar pada kesempitan hidup setelah kekuasaan, maka pulanglah ke rumah ayahmu.&#8221; Mendengar itu Fatimah segera menepis, &#8220;Saya tidak akan menyertai Kakanda dalam keadaan senang lantas meninggalkan Kakanda dalam keadaan susah. Saya ridha dengan apa yang Kakanda ridhai.&#8221;</p>
<p>Kemudian semua hartanya didermakan dan kini yang dimilikinya hanya permata peninggalan ayah Fatimah. Umar pun kembali bertanya, &#8220;Wahai Fatimah engkau tahu bahwa dulu permata itu diambil oleh ayahmu dari kaum muslimin dan lantas dia hadiahkan kepadamu. Sesungguhnya aku tidak suka permata itu tinggal dirumahku. Karena itu, pilihlah antara mengembalikan permata itu ke Baitul Maal atau engkau izinkan aku untuk menceraikanmu.&#8221; Fatimah pun kembali memenuhi permintaan suaminya, &#8220;Demi Allah, tentu aku akan memilihmu daripada permata ini, bahkan berlipat-lipat dari yang kumiliki.&#8221;</p>
<p>Dengan kesederhanaanlah Umar dan Fatimah mulai mengikuti realita kehidupan sebenarnya. Sang khalifah mulai memerdekakan budak, mengembalikan seluruh harta yang dimiliki ke Baitul Maal. Begitu juga dengan Fatimah mulai menanggalkan permata yang dipakainya. Mereka lebih memilih tinggal di rumah yang sangat sederhana. Dengan kata lain, mereka dengan sikap kesederhanaannya berhasil menghancurkan belenggu kemewahan yang mengikat jiwanya dan mematahkan jembatan yang mengantarkan pada fitnah dunia.</p>
<p>Fatimah dalam hal ini bisa disebut sosok bidadari yang turun ke bumi. Sebab ia berani melepaskan semua kemewahan dunia dan lebih memilih hidup sederhana bersama suami yang justru setelah mendapat amanat besar sebagai khalifah. Juga memilih kesederhanaan sebagai jalan hidupnya. Begitu halnya dengan sosok Aisyah ra Ummul Mukminin. Kezuhudan terhadap dunia menjadi teladan bagi umat. Hampir tidak ada harta di tangannya. Dia bagikan seluruh hartanya kepada kaum-kaum miskin. Di antara kedermawanannya adalah membagikan seratus ribu dirham, sementara ia sendiri dalam keadaan shaum. Umar bin Zubair ra juga pernah mengisahkan kedermawanan dan kesederhanaan Aisyah, &#8220;Aku pernah melihat Aisyah membagi-bagikan harta sebanyak tujuh ratus ribu dirham sementara dia sendiri menjahit bajunya.&#8221;</p>
<p>Subhanallah, merenungi kedua kisah di atas betapa mulianya sosok Fatimah dan Aisyah. Ya, dengan kesederhanaannya menjadikan mereka sosok bidadari yang turun ke bumi. Bagaimana dengan kita? Sudahkah kita mengikuti jejak Fatimah dan Aisyah? Siapkah kita tanggalkan semua kemewahan dunia hingga kita siap menyandang gelar bidadari?</p>
<p>Dalam buku Tamasya ke Surga, Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah mengisahkan tentang bidadari surga. Mereka itu adalah wanita suci yang menyenangkan dipandang mata, menyejukkan dilihat, dan menentramkan hati. Jadi bidadari adalah wanita shalehah yang senantiasa tawadhu, tidak bermewah-mewah dengan keindahan dunia, bersikap sederhana. Seandainya berperan sebagai istri maka ia taat kepada suaminya, menjaga harta suami, mendidik anak-anaknya dan memotivasi agar istiqamah dalam membela agama Allah.</p>
<p>&#8220;Tidakkah mau aku kabarkan kepada kalian tentang sesuatu yang paling baik dijadikan bekal seseorang? wanita yang baik (shalihah); jika dilihat suami ia menyenangkan; jika diperintah ia mentaatinya; dan jika suami meninggalkannya ia menjaga diri dan harta suaminya.&#8221; (Diriwayatkan Abu Daud dan An-Nasai).</p>
<p>Wahai muslimah, kisah di atas mewakili dari sebagian kisah para sahabiyah, begitu juga dengan untaian riwayat yang tersirat. Namun, apalah artinya sebuah kisah bila kita tidak bisa mengambil ibrah. Dan apalah artinya seuntai riwayat jika kita tidak mau belajar darinya. Untuk itu selamat berjuang, siapkan diri menjadi sosok bidadari, sosok yang menapaki kehidupan dengan kezuhudan, dan kesederhanaan.</p>
<p>Sumber : Kotasantri.com</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sridewiwulandari.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sridewiwulandari.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sridewiwulandari.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sridewiwulandari.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sridewiwulandari.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sridewiwulandari.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sridewiwulandari.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sridewiwulandari.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sridewiwulandari.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sridewiwulandari.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sridewiwulandari.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sridewiwulandari.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sridewiwulandari.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sridewiwulandari.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sridewiwulandari.wordpress.com&amp;blog=5503978&amp;post=10&amp;subd=sridewiwulandari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/14/sosok-bidadari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/32672d796b1ac643c7807503304f128e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sridewiwulandari</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Agar Muslimah Tetap Cantik</title>
		<link>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/14/agar-muslimah-tetap-cantik-2/</link>
		<comments>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/14/agar-muslimah-tetap-cantik-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 05:11:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dee's blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sridewiwulandari.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[&#60;!&#8211; @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } &#8211;&#62; Agar wajah selalu segar, berseri-seri dan cantik, cucilah minimal 5 kali sehari yaitu dengan air wudhu. Jangan langsung dikeringkan oleh handuk, biarkan menetes dan kering sendiri. Lalu ambillah sajadah, shalat, berdzikir, dan berdo&#8217;a. Untuk menghilangkan stress, salah satu penyebab kerut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sridewiwulandari.wordpress.com&amp;blog=5503978&amp;post=7&amp;subd=sridewiwulandari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&lt;!&#8211; 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	&#8211;&gt;</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:.25in;"><span style="color:#264103;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:xx-small;">Agar wajah selalu segar, berseri-seri dan cantik, cucilah minimal 5 kali sehari yaitu dengan air wudhu. Jangan langsung dikeringkan oleh handuk, biarkan menetes dan kering sendiri. Lalu ambillah sajadah, shalat, berdzikir, dan berdo&#8217;a.</span></span></span></p>
<p>Untuk menghilangkan stress, salah satu penyebab kerut di wajah, perbanyaklah &#8216;olah raga&#8217;. Jika tidak ada waktu untuk pergi ke studio fitness, spot-gym, dan lain-lain. Cukup dengan memperbanyak sholat. Dengan sholat berarti kita menggerakan seluruh tubuh. Konsultasikan semua keluh kesah kita pada Zat Yang Maha Tahu -Allah SWT dengan dzikir dan do&#8217;a-.</p>
<p>Untuk pelembab, agar awet muda, gunakanlah senyum. Tidak hanya di bibir tapi di hati juga. Katakan pada diri sendiri anda adalah cantik dan tidak memerlukan segala macam operasi plastik. Tidak lupa membisikan &#8216;kata kunci&#8217; &#8220;Allahuma kamma hassanta khalgii fahassin khulqii&#8221; (Ya Allah sebagaimana engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pula ahlaq ku). (HR Ahmad).</p>
<p>Untuk mendapatkan bibir cantik, bisikan kalimat-kalimat Allah, tidak berkata bohong, atau menyakiti hati orang lain, tidak dipakai menyombongkan diri atau takabur.</p>
<p>Agar tubuh langsing, singset dan mulus, lakukan diet yang teratur yaitu dengan berpuasa seminggu 2 kali, Senin dan Kamis. Jika kuat, lebih bagus lagi berpuasa seperti nabi Daud AS. Makanlah makanan halal, perbanyak sayuran, buah-buahan, air putih.</p>
<p>Untuk mengembangkan diri, sebarkan salam dan sapaan. Dengan demikian kita akan banyak dikenal dan disayangi.</p>
<p>Sumber: boemi-islam.com</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sridewiwulandari.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sridewiwulandari.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sridewiwulandari.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sridewiwulandari.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sridewiwulandari.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sridewiwulandari.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sridewiwulandari.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sridewiwulandari.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sridewiwulandari.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sridewiwulandari.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sridewiwulandari.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sridewiwulandari.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sridewiwulandari.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sridewiwulandari.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sridewiwulandari.wordpress.com&amp;blog=5503978&amp;post=7&amp;subd=sridewiwulandari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/14/agar-muslimah-tetap-cantik-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/32672d796b1ac643c7807503304f128e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sridewiwulandari</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Agar Muslimah Tetap Cantik</title>
		<link>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/14/agar-muslimah-tetap-cantik/</link>
		<comments>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/14/agar-muslimah-tetap-cantik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 05:09:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dee's blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sridewiwulandari.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[&#60;!&#8211; @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } &#8211;&#62; Agar wajah selalu segar, berseri-seri dan cantik, cucilah minimal 5 kali sehari yaitu dengan air wudhu. Jangan langsung dikeringkan oleh handuk, biarkan menetes dan kering sendiri. Lalu ambillah sajadah, shalat, berdzikir, dan berdo&#8217;a. Untuk menghilangkan stress, salah satu penyebab kerut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sridewiwulandari.wordpress.com&amp;blog=5503978&amp;post=4&amp;subd=sridewiwulandari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&lt;!&#8211; 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	&#8211;&gt;</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:.25in;"><span style="color:#264103;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:xx-small;">Agar wajah selalu segar, berseri-seri dan cantik, cucilah minimal 5 kali sehari yaitu dengan air wudhu. Jangan langsung dikeringkan oleh handuk, biarkan menetes dan kering sendiri. Lalu ambillah sajadah, shalat, berdzikir, dan berdo&#8217;a.</span></span></span></p>
<p>Untuk menghilangkan stress, salah satu penyebab kerut di wajah, perbanyaklah &#8216;olah raga&#8217;. Jika tidak ada waktu untuk pergi ke studio fitness, spot-gym, dan lain-lain. Cukup dengan memperbanyak sholat. Dengan sholat berarti kita menggerakan seluruh tubuh. Konsultasikan semua keluh kesah kita pada Zat Yang Maha Tahu -Allah SWT dengan dzikir dan do&#8217;a-.</p>
<p>Untuk pelembab, agar awet muda, gunakanlah senyum. Tidak hanya di bibir tapi di hati juga. Katakan pada diri sendiri anda adalah cantik dan tidak memerlukan segala macam operasi plastik. Tidak lupa membisikan &#8216;kata kunci&#8217; &#8220;Allahuma kamma hassanta khalgii fahassin khulqii&#8221; (Ya Allah sebagaimana engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pula ahlaq ku). (HR Ahmad).</p>
<p>Untuk mendapatkan bibir cantik, bisikan kalimat-kalimat Allah, tidak berkata bohong, atau menyakiti hati orang lain, tidak dipakai menyombongkan diri atau takabur.</p>
<p>Agar tubuh langsing, singset dan mulus, lakukan diet yang teratur yaitu dengan berpuasa seminggu 2 kali, Senin dan Kamis. Jika kuat, lebih bagus lagi berpuasa seperti nabi Daud AS. Makanlah makanan halal, perbanyak sayuran, buah-buahan, air putih.</p>
<p>Untuk mengembangkan diri, sebarkan salam dan sapaan. Dengan demikian kita akan banyak dikenal dan disayangi.</p>
<p>Sumber: boemi-islam.com</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sridewiwulandari.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sridewiwulandari.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sridewiwulandari.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sridewiwulandari.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sridewiwulandari.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sridewiwulandari.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sridewiwulandari.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sridewiwulandari.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sridewiwulandari.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sridewiwulandari.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sridewiwulandari.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sridewiwulandari.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sridewiwulandari.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sridewiwulandari.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sridewiwulandari.wordpress.com&amp;blog=5503978&amp;post=4&amp;subd=sridewiwulandari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/14/agar-muslimah-tetap-cantik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/32672d796b1ac643c7807503304f128e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sridewiwulandari</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/13/hello-world/</link>
		<comments>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/13/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 10:21:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dee's blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sridewiwulandari.wordpress.com&amp;blog=5503978&amp;post=1&amp;subd=sridewiwulandari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sridewiwulandari.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sridewiwulandari.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sridewiwulandari.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sridewiwulandari.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sridewiwulandari.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sridewiwulandari.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sridewiwulandari.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sridewiwulandari.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sridewiwulandari.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sridewiwulandari.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sridewiwulandari.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sridewiwulandari.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sridewiwulandari.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sridewiwulandari.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sridewiwulandari.wordpress.com&amp;blog=5503978&amp;post=1&amp;subd=sridewiwulandari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sridewiwulandari.wordpress.com/2008/11/13/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/32672d796b1ac643c7807503304f128e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sridewiwulandari</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
